Sabtu, 01 Agustus 2015



CERITA KACANG LUPA KULITNYA
Pada waktu itu, hiduplah gadis miskin yang sebatang kara. Beliau setiap hari menjual nasi kucing keliling ia rela menahan panasnya terik matahari demi untuk mencari sesuap nasi, Nama gadis malang itu adalah anjani.
Dibalik kesederhanaan nya, anjani mempunyai bakat menyanyi yang sangat merdu di dengar.
Dan banyak tetangga yang menyukai suara nya yang amat merdu. Hingga suatu saat anjani bertemu dengan pak padli .,,pak padli adalah guru olah vokal  yang mengagumi suara merdu dari anjani.
Pak padli lalu mengajak anjani untuk mengikuti sebuah ajang kompetisi menyanyi.  Namun anjani masih ragu dan malu untuk mengikuti ajang kompetisi itu, karena ia tidak memiliki baju yang bagus dan layak untuk dipakai diwaktu perfoms nanti, Namun pak padli berbaik hati ia membelikan beberapa baju yang layak untuk perfoms . akhirnya anjani mendaftar dan mengikuti ajang kompetisi  tersebut dengan nomer urut 143 .
Hingga akhirnya pengumuman pemenang kompetisi aakan segera di umumkan. Berdebbar kencang lah hati anjani  akan menerima keputusan hasil kompetisi tersebut..
Tiba-tiba,, pemenang yang ke tiga nomer........122. kontestan nomer 122 langsung menerima uang sebesar 15 juta. Pemenang yang ke dua adalah nomer.............133 mendapatkan uanng 20 juta. anjani pun berdoa semoga dia menjadi juara pertama. ;’’ dan inilahh yang kita tunggu-tunggu pemenang  pertama  jatuh pada nomer .........143 . dan akhirnya anjani menjadi juara satu dan mendapatkan hadiah uang tunai 25 juta. hari – hari telah berlalu anjani menjadi biduan top se provinsi. Kini anjani yang dulu tukang nasi kucing keliling mennjelma menjadi penyanyi biduan top.
Semenjak kehidupan anjani berubah  ia  menjadi  orang pilih -pilih dalaam bergaul dan sombong.
Beberapa hari kemmudian , pak padli  bertemu denan anjani. ::” anjani apa kbarnya J ( sapa pakpadli ) .. ;;’’ eemm maaf ya , bapak inni siapa??? Bapak fans saya ya ( jawab anjani dengan pura- pura tidak mengenali beliau ).
;;’’ astaqfirllah all azdimm  teganya kamu nak.. ( pak padli berbicara dalam hatinya).
Semenjak itu pak padli tidak  pernah bertemu dengan anjani ,.
Janganlah kamu lupa sama masalallu mu bagaikan kacang lupa kulitnya .

TERIMA KASIH

Tidak ada komentar:

Posting Komentar